Artikel

Catatan dan Artikel

Kloter Kedua, Penyerahan Santunan Peralatan Sekolah untuk Anak Yatim Kabupaten Gunungkidul

YSPI Jatrova kembali melakukan kegiatan dalam rangka memperingati hari guru sedunia mengadakan santunan anak yatim kloter kedua di Kabupaten Gunung Kidul. Santunan anak yatim diadakan di Masjid Musiatun Ngunut, Ngunut, Ngunut Lor, Ngunut, Kec. Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55861. Santunan peralatan sekolah anak yatim dibagikan ke 50 anak SD se Kabupaten  Gunung Kidul, Jumat (11/10/19).

Penyerahan santunan peralatan sekolah di Kabupaten Gunung Kidul, kali ini dijadikan satu dengan kegiatan Desa Harmoni. Kegiatan dimulai dengan bersih-bersih masjid dimulai dari membersihkan karpet, menyapu lantai dan halaman masjid dan terakhir dengan mengepel.

Setelah Sholat Jum’at tamu undangan mulai berdatangan, acara yatim cendekia dimulai dengan pembukaan.

Salah satu panitia penyelenggara Jatrova menyadari, ”Bahwa hidup tidak sendirian, maka Jatrova diadakan untuk membantu masyarakat sekitar kita. Terima kasih atas dukungan Dinas Sosial Gunung Kidul, Kepala Sekolah SD wilayah Gunung Kidul, Takmir Masjid Mustiatun, Kepala Desa Ngunut yang sudah berpartisipasi untuk kegiatan Jatrova  dalam rangka memperingati Hari Guru  sedunia dengan pembagian santunan peralatan sekolah untuk anak yatim se DIY. Semoga dengan peralatan sekolah yang dibagikan bermanfaat untuk anak-anak dalam menggapai cita-citanya. Untuk  semua yang hadir dalam acara ini, semoga kita semua selalu diberi kesehatan,”Harsono,S.Ag,MSI, dalam sambutannya. Dan dilanjutkan dengan penyerahan santunan peralatan sekolah anak SDN 3 Playen.

Kegiatan tersebut juga dihadari Dinsos Gunung Kidul dan dilanjutkan penyerahan santunan anak yatim SDN Ngawu Playen,” acara pemberian santunan baru kali ini, mendapatkan santunan khusus untuk anak yatim. Sebelumnya belum ada yayasan yang membagikan untuk anak yatim di Gunung Kidul. Kami berterima kasih kepada YSPI Jatrova atas santunanya. Semoga dapat bermanfaat untuk anak-anak,”jelas Gustarto selaku Kabid Rehabiltasi Dinsos Gunung Kidul.

“Dinas Sosial Gunung Kidul tidak bisa menggantungkan pemerintah atas permasalahan sosial, tapi yang bisa masyarakat atas permasalahan sosial tersebut. Kami mengharapkan yayasan yang ada ikut menyantuni anak yatim. Karena yang sekarang ada dari pemerintah hanya santunan penyandang disabilitas. Semoga dengan adanya YSPI Jatrova kedepannya semakin berkembang untuk menyantuni anak yatim lainnya,”tambahnya.

Kepala sekolah SDN 5 Playen melakukan Penyerahan santunan peralatan sekolah di SDN Ngawu Playen ,” terima kasih Jatrova yang telah memberikan santunan kepada anak-anak se Gunung Kidul, semoga bermanfaat untuk anak-anak dan tambah bersemangat dalam bersekolah. Selamat kepada Jatrova yang telah melakukan kegiatan ini semoga progam Yatim Cendekia ini terus berlanjut,”jelas Ngatinem dalam sambutannya.

Tidak hanya penyerahan santunan peralatan sekolah saja, tetapi kegiatan tersbut juga ada bazar sembako dan bazar pakaian pantas pakai. bazar sembako terdiri dari minyak 1liter, gula 1kg dan  5 mie instan. Untuk pakaian pantas pakai terdiri dari pakain anak-anak, anak muda hingga orang dewasa.

Iswanto selaku Kepala Desa Ngunut berterima kasih,” kami berterima kasih kepada Jatrova yang telah memberikan santunan anak yatim dan mengadakan cara Desa Harmoni, pemerintah Desa Ngunut mengucapkan terima kasih. Untuk anak-anak yang menerima santunan peralatan sekolah semoga dipergunakan sebaik-baiknya untuk sekolah dan menuntut ilmu setinggi-tingginya. Semoga apa yang kita lakukan saat ini menjadi amal ibadah kita semua,”terangnya saat sambutan. Dan dilanjutkan penyerahan santunan peralatan sekolah SDN 5 Plyen.

Penyerahan santunan juga diberikan kepada kaum dhuafa berupa santunan sembako, yang dilberikan langsung oleh pengurus Masjid Musiatun.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah memanfaatkan Masjid Musiatun untuk perbuatan maupun kegiatan dalam hal kebaikan. Saya mewakili masyarakat mengucupkan selamat kepada Jatrova yang telah berbuat baik, semoga dengan adanya santunan ini adik-adik semua semakin semangat dalam sekolah. Orang yang ingin sukses harus pinter terlebih dahulu, maka bersekolah terlebih dahulu dengan mencari ilmu. Ketaatan murid terhadap guru adalah kunci sukses,” jelas KH. Muh. Tohari selaku pengurus Masjid Musiatun.

Acara ditutup dengan foto bersama. Segenap panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat  yang telah hadir dan berpartisipasi dalam acara Yatim Cendekia dan Desa Harmoni. Semoga Yayasan Sahabat Perubahan Indonesia terus dapat bergerak membangun perubahan masyarakat Indonesia.

Leave a Reply