Artikel

Catatan dan Artikel

Sedekah di Pagi Hari

“Tiada sehari pun sekalian hamba memasuki suatu pagi, kecuali ada dua malaikat yang turun. Salah satu dari keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang menafkahkan hartanya’. Sementara yang lain berkata, ‘Ya Allah, berikanlah kebinasaan kepada orang yang menahan hartanya’.” (HR Bukhari dan Muslim)

Sahabat, alangkah dahsyatnya sedekah pagi hari jika kita mengetahuinya. Dan alangkah beruntung orang yang bisa merutinkan sedekah pagi.

Tentu saja sedekah yang dimaksud tak hanya terbatas pada sedekah harta, tapi juga sedekah dalam bentuk kebaikan lainnya, khususnya bagi orang-orang yang Allah uji dalam bentuk sempitnya rezeki, dapat bersedekah dengan melakukan hal-hal baik yang terhitung sedekah:

“Setiap kebaikan itu bernilai sedekah. Di antara hal yang termasuk kebaikan adalah engkau menemui saudaramu dengan wajah yang berseri dan engkau tuangkan air dari embermu ke bejana saudaramu.” (HR. At-Tirmidzi dan Al-Albani menshahihkannya)

Mengapa penting bersedekah di pagi hari? Berikut ini beberapa alasan perlunya merutinkan sedekah pagi:

Sesungguhnya setiap persendian kita memiliki kewajiban bersedekah tiap harinya

Sahabat, bukankah kita amat beruntung masih dapat menikmati udara pagi? Membuka mata untuk kembali beramal hari ini serta bisa bergerak dengan gratis tanpa kesulitan sama sekali? Apakah kita pikir kenikmatan di pagi hari tersebut bisa ditebus? Tentu tidak, akan tetapi setidaknya kita bisa mensyukurinya dengan cara bersedekah dan berbuat baik.

Setiap persendian manusia mempunyai kewajiban bersedekah setiap hari ketika matahari terbit.” Beliau bersabda, “Engkau berlaku adil antara dua orang adalah sedekah, engkau membantu seseorang dengan cara mengangkatnya naik ke atas kendaraannya ataupun engkau angkatkan barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah.” Beliau bersabda pula, “Perkataan yang baik adalah sedekah, setiap langkah yang engkau ayunkan menuju shalat adalah sedekah, dan menyingkirkan duri di jalan juga sedekah.” (HR Muslim)

Sedekah pagi merupakan cara untuk menolak bala di hari itu

Aneh sekali jika ada jaminan anti musibah tapi kita mengabaikanya. Bukankah kita semua tidak ada yang aman dari kecelakaan di jalan, musibah perampokan, dan sebagainya? Nah, jika sedekah Allah janjikan dapat menolak bala musibah tersebut, mengapa kita tak melakukannya secara rutin sejak pagi hari?

“Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah. Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah. Obatilah penyakitmu dengan sedekah. Sedekah itu sesuatu yang ajaib. Sedekah menolak 70 macam bala dan bencana, dan yang paling ringan adalah penyakit kusta dan sopak (vitiligo).” (HR. Baihaqi & Thabrani)

Sedekah pagi dapat menjadi bentuk berlomba-lomba dalam kebaikan

“Berlomba-lombalah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (QS. 57:21)

Sahabat, sedekah pagi dengan rutin dapat menjadi sarana kita berlomba dalam berbuat kebajikan dan memperoleh ampunan Allah. Bukankah sedekah bisa juga dilakukan dengan memperbanyak tahlil, tahmid, dan tasbih? Sesuatu yang amat sederhana namun bernilai besar jika dilakukan dengan kontinyu.

“Sesungguhnya sebagian dari para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, orang-orang kaya lebih banyak mendapat pahala, mereka mengerjakan shalat sebagaimana kami shalat, mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa, dan mereka bershodaqoh dengan kelebihan harta mereka.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bukankah Allah telah menjadikan bagi kamu sesuatu untuk bershodaqaoh? Sesungguhnya tiap-tiap tasbih adalah shodaqoh, tiap-tiap tahmid adalah shodaqoh, tiap-tiap tahlil adalah shodaqoh, menyuruh kepada kebaikan adalah shodaqoh, mencegah kemungkaran adalah shodaqoh dan persetubuhan salah seorang di antara kamu (dengan istrinya) adalah shodaqoh.”

Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah (jika) salah seorang di antara kami memenuhi syahwatnya, ia mendapat pahala?”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Tahukah engkau jika seseorang memenuhi syahwatnya pada yang haram, dia berdosa. Demikian pula jika ia memenuhi syahwatnya itu pada yang halal, ia mendapat pahala.”  (HR. Muslim no. 2376)

Di pagi hari terdapat keberuntungan dan barokah

Mengapa sebaiknya bersedekah sejak pagi tanpa menunggu matahari meninggi atau terbenam? Karena di waktu pagilah mengandung banyak keberkahan dan keberuntungan:

“Bangunlah pagi hari untuk mencari rezeki dan kebutuhan-kebutuhanmu. Sesungguhnya pada pagi hari terdapat barakah dan keberuntungan.” (HR. Thabrani dan Al-Bazzar)

Sahabat, mudah-mudahan kita masuk dalam golongan orang-orang yang rutin melakukan sedekah pagi hari. Caranya bisa banyak sekali, mulai dari yang mengeluarkan uang sampai yang gratis.

Misalnya menggunakan sms atau internet banking tiap pagi untuk menyalurkan sedekah, menabung seribu Rupiah tiap pagi dengan diniatkan untuk sedekah, berwajah ceria dan menyapa tetangga dan tiap orang yang kita temui di jalan, berdzikir seusai Shubuh, dan lain sebagainya. Jika kita meniatkan, in syaa Allah pasti bisa mengerjakannya.

Dikutip dari tabungwakaf.com

Leave a Reply